Soal: Ikut madzhab atau tidak bermadzhab?
jawab: Al Faroghi berkata, "Harun bin Abdul Aziz bercerita kepadaku, "Abu Ja’far At Thobari berkata, "Aku memilih Madzhab Imam Syafi'i", dan aku ikuti beliau di Baghdad selama 10 tahun."
Dalam kitab Thobaqotul Mufassirin As Suyuthi berkata , "Pertama-tama, Abu Ja’far At Thobari bermadzhab Syafi’I lalu membuat madzhab sendiri (naik level menjadi mujtahid muthlaq) dengan perkataan-perkataan dan petikan-petikan sendiri dan beliau mempunyai pengikut yang mengikutinya."
Tidak ada yang mampu melampaui keilmuan beliau pada zamannya. Seorang mujtahid dan imam dari para ahli tafsir, sayang madzhab beliau punah, karena memang keilmuan harus mempunyai kerangka yang kokoh agar mampu menerima dan tahan terhadap kritik dengan mengedepankan argumentasi, walaupun tidak dipungkiri beliau sering dipersekusi oleh orang-orang jahil yang terbutakan. Imam Abu Ja'far Ibnu Jarir Ath Thabari adalah contoh terbaik dalam masalah ini, bukan berarti aku bangga bertaqlid tapi aku sadar diri.
jawab: Al Faroghi berkata, "Harun bin Abdul Aziz bercerita kepadaku, "Abu Ja’far At Thobari berkata, "Aku memilih Madzhab Imam Syafi'i", dan aku ikuti beliau di Baghdad selama 10 tahun."
Dalam kitab Thobaqotul Mufassirin As Suyuthi berkata , "Pertama-tama, Abu Ja’far At Thobari bermadzhab Syafi’I lalu membuat madzhab sendiri (naik level menjadi mujtahid muthlaq) dengan perkataan-perkataan dan petikan-petikan sendiri dan beliau mempunyai pengikut yang mengikutinya."
Tidak ada yang mampu melampaui keilmuan beliau pada zamannya. Seorang mujtahid dan imam dari para ahli tafsir, sayang madzhab beliau punah, karena memang keilmuan harus mempunyai kerangka yang kokoh agar mampu menerima dan tahan terhadap kritik dengan mengedepankan argumentasi, walaupun tidak dipungkiri beliau sering dipersekusi oleh orang-orang jahil yang terbutakan. Imam Abu Ja'far Ibnu Jarir Ath Thabari adalah contoh terbaik dalam masalah ini, bukan berarti aku bangga bertaqlid tapi aku sadar diri.
Salam damai dan cinta
😊
Tetap lapang dada dan jangan lupa bahagia
Tetap lapang dada dan jangan lupa bahagia
No comments:
Post a Comment