Tuesday, March 28, 2017

Nasihat Syaikh Utsaimin kepada Salafiyyun

ولا شك أن الواجب على جميع المسلمين أن يكون مذهبهم مذهب السلف لا الانتماء إلى حزب معين يسمى السلفيين، والواجب أن تكون الأمة الاسلامية مذهبها مذهب السلف الصالح لا التحزب إلى من يسمى (السلفيون) فهناك طريق السلف وهناك حزب يسمى (السلفيون) والمطلوب اتباع السلف، إلا أن الإخوة السلفيين هم أقرب الفرق إلى الصواب ولكن مشكلتهم كغيرهم أن بعض هذه الفرق يضلل بعضاً ويبدعه ويفسقه، ونحن لا ننكر هذا إذا كانوا مستحقين، لكننا ننكر معالجة هذه البدع بهذه الطريقة، والواجب أن يجتمع رؤساء هذه الفرق، ويقولون: بيننا كتاب الله عزّ وجل وسنة رسوله فلنتحاكم إليهما لا إلى الأهواء والآراء، ولا إلى فلان أو فلان، فكلٌّ يخطئ ويصيب مهما بلغ من العلم والعبادة ولكن العصمة في دين الإسلام.

Sepakat atau tidak, inilah nasihat dari Syaikh Utsaimin
Dan tidak diragukan lagi bahwasanya wajib bagi seluruh kaum muslim berada pada madzhab salaf dan tidak bernisbat pada kelompok tertentu yang disebut "salafiyyun", dan wajib umat Islam bermadzhab sebagaimana madzhab salafus shalih yakni tidak berkelompok dengan yang dinamakan "salafiyyun", maka ada yang disebut jalan para salaf dan ada juga kelompok yang disebut "salafiyyun" dan yang dituntut dari kaum muslim adalah mengikuti para ulama salaf. Sebenarnya (menurut Syaikh Utsaimin) saudara-saudara kita para "salafiyyun", mereka adalah kelompok yang paling dekat pada kebenaran akan tetapi mereka mempunyai masalah yang sama dengan yang lain yakni sebagian dari kelompok ini menyesatkan, membid'ahkan dan bahkan menfasiqkan sebagian yang lain, dan kami (Syaikh Utsaimin) tidak memungkiri hal ini jika ditujukan pada orang yang memang layak untuk disebut demikian (disebut sesat karena memang sesat), akan tetapi kami (Syaikh Utsaimin) mengingkari perbuatan dan jalan yang ditempuh (kelompok "salafiyyun") dalam membid'ahkan. Dan para pemimpin kelompok ini wajib berkumpul dan wajib bagi mereka menyatakan, "Diantara kami adalah kitab Allah swt dan sunnah rosul saw, maka berpeganglah pada keduanya bukan pada pemahaman-pemahaman yang muncul dari hawa nafsu, bukan pula dari Fulan atau Fulan, kemudian masing-masing saling menyalahkan dan melukai meskipun masing-masing dari mereka telah matang dalam ilmu dan ibadah, akan tetapi keliru dalam menjaga (kesatuan) agama Islam."
Syarah Hadits Arbain An Nawawiyyah oleh Syaikh Utsaimin, cet. Daruts Tsariya li Nasyar hadits ke 28, halaman 309

No comments:

Post a Comment

Perkataan Perdana Menteri Pertama Israel

"Jika aku menjadi pemimpin arab, aku tidak akan pernah menandatangani perjanjian apapun dengan Israel. Ini hal yang normal; kita (Isra...